BUKU UNGGULAN

PAPUA: JEJAK LANGKAH PENUH KESAN

Judul: Papua: Jejak Langkah Penuh Kesan Penulis: Frino Bariarcianur & Ahmad Yunus Kata Sambutan: Susilo Bambang Yudhoyono Bahas...

Monday, September 16, 2019

NOVEL TERJEMAHAN ORI CALLY TAYLOR: HOME FOR CHRISTMAS


Home for Christmas merupakan novel kedua karya Cally Taylor setelah Heaven Can Wait. Keduanya merupakan novel komedi romantis. Edisi bahasa Inggris masing-masing novel tersebut terbit pada 2011 dan 2009.
Sesuai dengan judulnya, Home for Christmas ber-setting masa menjelang Natal. Tapi, Natal hanya menjadi latar waktu. Tak lebih.
Ada dua tokoh utama novel ini. Satu, Beth Prince, perempuan berumur 24 tahun yang sudah bekerja selama enam tahun di Picturebox, sebuah bioskop di Brighton, salah satu kota di selatan Inggris. Dua, Matthew Jones adalah salah seorang warga Brighton yang menjadi salah satu manajer Apollo Corporation, jaringan bioskop multinasional. Dua tokoh tersebut juga menjadi narator novel ini yang berkisah secara bergantian.
Beth sudah beberapa kali pacaran. Tapi, tak ada seorang lelaki pun yang pernah menyatakan cintanya. Beberapa lelaki yang pernah memacarinya memang tidak sungguh-sungguh mencintainya. Termasuk pacar terakhirnya, Aiden Dowles. Setelah sepuluh bulan berpacaran, tak sekali pun Aiden mengucapkan aku cinta padamu”. Padahal, Beth sangat menginginkannya. Karena itu, dia memutuskan untuk mengucapkannya lebih dulu.
Untuk itu, Beth berlatih menyatakan cinta kepada poster kardus George Clooney di Picturebox. Sayangnya, dia tidak punya kesempatan untuk menyatakan cintanya. Sebab, ketika dia bersiap pergi ke pesta malam Halloween bersama Aiden, lelaki ini mengakhiri hubungan mereka tanpa penjelasan. 
Menurut Carl Coombes, teman sekerjanya yang berhati culas dan selalu menghinanya, Aiden sudah menemukan perempuan lain dan akan bertunangan. Tanpa mengecek kebenaran informasi tersebut, Beth muncul di tengah-tengah acara keluarga Aiden dan mempermalukan dirinya sendiri. 
Ketika mengunjungi Picturebox, Matthew memergoki Beth sedang berlatih menyatakan cinta kepada poster kardus George Clooney. Itulah pertemuan pertama mereka. Dia mengunjungi bioskop tersebut untuk membujuk Edna Blackstock, pemilik Picturebox, agar mau menjualnya ke Apollo. Perusahaan ini ingin memperluas jaringan bisnisnya di Brighton dan merombak Picturebox. Padahal, bioskop tersebut sudah menjadi warisan budaya setempat yang layak dipertahankan originalitasnya.
Matthew diiming-imingi bonus besar jika Picturebox sukses diakuisi Apollo. Dia memang sangat membutuhkan uang untuk membayar sewa rumahnya dan rumah kakeknya, Jack Ballard, lelaki yang selama ini membesarkan dan menyayanginya. Upaya Matthew berhasil.
Pertemuan pertama Matthew dan Beth berlanjut dengan pertemuan-pertemuan berikutnya. Sesuai dengan kesepakatan bersama Edna, Apollo akan merekrut pegawai Picturebox yang telah bekerja sekurangnya dua tahun untuk satu posisi manajer. Beth termasuk salah seorang pegawai yang memenuhi syarat. Bahkan, dengan rencana pengembangan usahanya, Beth menjadi salah satu calon terkuat. Tapi, kemudian, posisi itu ternyata tak dapat digenggamnya. 
Kenyataan tersebut tentu menyakitkan hati Beth. Hatinya makin terasa perih ketika terbangun suatu pagi, dia tak menemukan Matthew di sampingnya. Setelah semalam bercinta dengannya, Matthew justru menjauhinya tanpa penjelasan. Beth tak tahu bahwa penyebab kegagalan karier dan cintanya adalah satu penghalang yang sama: sesuatu yang tak pernah terlintas di kepalanya. 
Sejumlah adegan yang dapat mengundang gelak atau sekurangnya senyuman menghiasi Home for Christmas. Misalnya, Beth berlatih menyatakan cinta kepada poster kardus George Clooney dan dipergoki Matt; Beth menggunakan pencokelat kulit buatan hingga wajahnya sewarna jeruk Satsuma; celana Beth robek saat menuruni tebing hingga bokongnya terlihat dan dia tidak memakai celana dalam; serta Lizzie, teman seflat Beth, terjepit di jendela toilet sebuah pub saat melarikan diri dari kencannya. (Sumber: sepetaklangitku dll.)

Judul: Home for Christmas
Penulis: Cally Taylor
Bahasa: Indonesia
Kulit Muka: Soft Cover
Tebal: 416 Halaman
Dimensi: 11 x 18 Cm
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta
Tahun: Cetakan Pertama, 2012
Kondisi: Bagus (Buku baru stok lama. Masih segel, tapi ada segel yang sobek, sehingga muncul  bercak-bercak kecokelatan di sisi luar buku.)
Harga Toko: Rp52.000
Harga Kami: Rp26.000 (Hemat Rp26.000)
Stok: 1

Semua buku yang kami jual merupakan buku original, termasuk buku ini.




No comments:

Post a Comment

Silakan berkomentar secara jelas dan tak melanggar aturan hukum. Jangan lupa mencantumkan e-mail yang benar supaya kami dapat membalas.