BUKU UNGGULAN

BUKU ORI TEGUH OSTENRIK: TRANSCENDING TIME, CETAKAN I

Buku bekas Transcending Time: An Odyssey in Form and Colour karya Barbara Asboth memaparkan latar belakang perhatian  Teguh Ostenrik te...

Monday, December 17, 2018

BUKU ORI RENDRA: RAKYAT BELUM MERDEKA, CETAKAN I

Buku Rakyat Belum Merdeka: Sebuah Paradigma Budaya dibuka W.S. Rendra dengan paragraf yang menohok: “DI awal abad ke-21 tarikh Masehi ini, saya memberi kesaksian, bahwa meskipun Negara Indonesia adalah negara merdeka, tetapi Rakyat Indonesia, atau Bangsa Indonesia, belum merdeka. Adapun para penindas rakyat yang utama adalah Lembaga Eksekutif (Pemerintah) ORLA-ORBA, dan SEMUA partai politik yang ada.”

“Oleh karena itu,” tambah Rendra pada bagian lain, “di masa transisi ini, kesadaran akan hak beroposisi itu jangan hanya ditujukan terhadap pemerintah, tetapi juga terhadap partai-partai.” Oposisi tersebut dilakukan agar partai-partai itu benar-benar ada gunanya untuk menciptakan reformasi.

“Dari pandangan kebudayaan, reformasi politik-sosial-ekonomi tidak menjadi reformasi yang sebenarnya apabila tidak berhasil memberdayakan rakyat sebagai warga negara, sehingga akhirnya seluruh rakyat Indonesia bisa merdeka bersama.”

Rendra kemudian mengusulkan sembilan agenda perjuangan untuk memberdayakan dan memerdekakan seluruh rakyat Indonesia secara bersama. Baginya, memerdekakan rakyat merupakan tugas tiap warga negara. Dengan cara mandiri, berdikari, berkarya, kemudian bermanfaat bagi sekitar, bahkan bangsa dan negara.

Buku ini pertama kali diterbitkan Pustaka Firdaus, Jakarta, pada Mei 2000. Tak lama setelah naskah tersebut rampung ditulis atau diperbaiki. Buku yang kami jual ini adalah cetakan pertama tersebut.

Judul: Rakyat Belum Merdeka: Sebuah Paradigma Budaya
Penulis: Rendra
Bahasa: Indonesia
Kulit Muka: Soft Cover
Tebal: iv + 51 Halaman
Dimensi: 12 x 17 Cm
Penerbit: Pustaka Firdaus, Jakarta
Tahun: Cetakan Pertama, 2000
Kondisi: Bagus (Buku baru stok lama.)
Harga:Rp35.000
Stok: 38 (25 TERJUAL)


Semua buku yang kami jual merupakan buku original, termasuk buku ini.

No comments:

Post a Comment

Silakan berkomentar secara jelas dan tak melanggar aturan hukum. Jangan lupa mencantumkan e-mail yang benar supaya kami dapat membalas.