BUKU UNGGULAN

BUKU ORI SANDIWARA ARIFIN C. NOER: ORKES MADUN, CETAKAN I

Buku baru stok lama Orkes Madun karya  Arifin C. Noer merupakan sebuah lakon panjang tentang nyanyian kemiskinan abad XX. Tokoh-tokohn...

Saturday, March 28, 2020

NOVEL ORI ALI SHAHAB: RUMAH MASA DEPAN, EPISODE PERTAMA: NENEKKU MANIS, JANGAN MENANGIS, CETAKAN I


Rumah Masa Depan, Episode Pertama: Nenekku Manis, Jangan Menangis karya Ali Shahab ini merupakan novel adaptasi dari drama serial dengan judul yang sama yang pernah tayang di TVRI. Dua puluh sembilan episode telah ditayangkan selama 1985-1986. Sinetron serial Rumah Masa Depan hadir setiap Ahad siang dua pecan sekali. Para penonton TVRI sangat menyukai tayangan yang disutradari Ali Shahab serta dibintangi Deddy Sutomo, Aminah Cendrakasih, Wolly Sutinan, A. Hamid Arief, Septian Dwicahyo, dan Andi Ansi itu.

Rumah Masa Depan mengisahkan ketenteram dan kedamaian hidup keluarga Pak Sukri di Desa Cibeureum. Meskipun demikian, mereka tak jarang menghadapi persoalan keluarga dan lingkungan. Hanya berkat kerja keras dan kesabaran, semuanya dapat mereka atasi dengan baik.

Rumah Masa Depan, Episode Pertama: Nenekku Manis, Jangan Menangis sendiri bercerita tentang ketidaksetujuan Mak Wok terhadap perkawinan putranya, Sukri, dengan Surti, cucu Bondan yang sangat dibencinya. Karena itu, Mak Wok meninggalkan Desa Cibeureum menuju Jakarta. Upaya keras Pak Musa membujuk istrinya itu pulang selalu gagal. Jadilah keluarga Pak Sukri menjalani lika-liku kehidupan selama hamper lima belas tahun tanpa Mak Wok.

Novel ini pertama kali diterbitkan Penerbit Mizan, Bandung, pada Juli 1986. Buku yang kami jual ini merupakan cetakan pertama tersebut.

Judul: Rumah Masa Depan, Episode Pertama: Nenekku Manis, Jangan Menangis
Penulis: Ali Shahab
Bahasa: Indonesia
Kulit Muka: Soft Cover
Tebal: 133 Halaman
Dimensi: 12,5 x 18,5 Cm
Penerbit: Mizan, Bandung
Tahun: Cetakan Pertama, 1986
Kondisi: Cukup Bagus (Kertas kecokelatan.)
Harga: Rp86.000
Stok: 1

Semua buku yang kami jual merupakan buku original, termasuk buku ini.






No comments:

Post a Comment

Silakan berkomentar secara jelas dan tak melanggar aturan hukum. Jangan lupa mencantumkan e-mail yang benar supaya kami dapat membalas.