BUKU UNGGULAN

BUKU ORI HIKAYAT PEUREUDAN ALI 1, CETAKAN I

Judul: Hikayat Peureudan Ali 1  Penyusun: Teungku Pakeh  Pengalih Aksara: Ramli Harun  Bahasa: Indonesia (Ringkasan) + Aceh (Isi) Kulit Muka...

BUKU PILIHAN

  • AGUS DERMAWAN T. DKK.: THE PUPPET STATE - GATOT INDRAJATI
  • LAKON ARIFIN C. NOER: ORKES MADUN
  • SAPARDI DJOKO DAMONO: BABAD BATU
  • H.E. VAN GELDER: REMBRANDT
  • GOENAWAN MOHAMAD: FRAGMEN
  • KOMUNITAS SASTRA INDONESIA: CATATAN PERJALANAN
  • NASRUDIN AFFANDI: HUMOR SUFI, JILID 1-5

Monday, March 9, 2020

NOVEL ORI SHAHNON AHMAD: SUTAN BAGINDA, CETAKAN I


Buku bekas novel Sutan Baginda karya Dato' Haji Shahnon bin Ahmad atau Shahnon Ahmad ini diadaptasi Amir Sutaarga dari novel dengan judul yang sama terbitan Dewan Bahasa dan Pustaka, Malayasia, pada 1989. Novel ini mengisahkan upaya seorang politikus dalam mengejar popularitas dan kekayaan tanpa mengenal batas. Sopan-santun, kasih sayang kepada anak dan istri, serta persahabatan yang seakrab apa pun dapat dikalahkan oleh napsu amarah dan kekuasaan.

Dia menghalalkan segala cara untuk mewujudkan keinginan dan harapannya. Tiga istrinya menjadi alat untuk mewujudkan semua itu. Selain menjadi saluran seksual yang sah, Uji, istri pertamanya yang seorang ustazah, menjadi registrator ayat-ayat Alqur’an dan hadis-hadis yang khusus dimamah-biak dan dipidatokan di berbagai tempat oleh Sutan Baginda sebagai alat propaganda politik. Dahlia, istri keduanya yang doktor ilmu politik, menjadi pengatrol pamor ketokohan Sutan Baginda selain sebagai penyalur kebutuhan seksual yang sah dan penasihat politiknya. Fidah, istri simpanannya yang roker grup heavy metal, menjadi alat pamungkasnya untuk menaklukkan pesaing politiknya dengan “menghidangkan” perempuan ini kepada sang pesaing.

Pada wacana pengantar novel ini, Hamid Jabbar menilai Sutan Baginda sebagai karya terbaik Shahnon Ahmad setelah mencetuskan kredo kepengarangannya: sastra Islam adalah sastra karena Allah yang berhikmah untuk manusia. Kredo tersebut sempat menjadi polemik yang panjang pada peta kesusastraan Malaysia.

Novel adaptasi ini diterbitkan pertama kali oleh Yayasan Obor Indonesia, Jakarta, pada 1992. Buku bekas yang kami jual ini merupakan cetakan pertama tersebut.

Judul: Sutan Baginda
Penulis: Shahnon Ahmad
Penyadur: Amir Sutaarga
Kata Pengantar: Hamid Jabbar
Bahasa: Indonesia
Tebal: xxii + 146 Halaman
Dimensi: 11 x 17 Cm
Penerbit: Yayasan Obor Indonesia, Jakarta
Tahun: Cetakan Pertama, 1992
Kondisi: Cukup Bagus (Buku bersampul plastik. Tulisan tangan di halaman i. Bekas selotip di lembar pertama dan terakhir. Kertas kecokelatan.)
Harga: Rp35.000
Stok: 1


Semua buku yang kami jual merupakan buku original, termasuk buku ini.




No comments:

Post a Comment

Silakan berkomentar secara jelas dan tak melanggar aturan hukum. Jangan lupa mencantumkan e-mail yang benar supaya kami dapat membalas.