BUKU UNGGULAN

BUKU ORI SANDIWARA ARIFIN C. NOER: ORKES MADUN, CETAKAN I

Buku baru stok lama Orkes Madun karya  Arifin C. Noer merupakan sebuah lakon panjang tentang nyanyian kemiskinan abad XX. Tokoh-tokohn...

Saturday, June 6, 2020

BUKU ORI CERPEN INTAN PARAMADITHA: SIHIR PEREMPUAN, CETAKAN I


Buku bekas Sihir Perempuan menghimpun 11 cerpen Intan Paramaditha. Mulai dari “Pemintal Kegelapan”, “Vampir”, “Perempuan Buta Tanpa Ibu Jari”, “Mobil Jenazah”, “Pintu Merah”, “Mak Ipah dan Bunga-Bunga”, “Misteri Polaroid”, “Jeritan dalam Botol”, “Sejak Porselen Berpipi Merah itu Pecah”, “Darah”, dan “Sang Ratu”

Perempuan bisa menjadi apa saja: ibu, anak, karyawati yang baik, hingga boneka porselen. Tapi, pada buku ini, peran-peran yang seharusnya nyaman justru diteror oleh lanskap kelam penuh hantu gentayangan, vampire, dan pembunuh. Di sinilah, perempuan dan pengalamannya yang beriak dan berdarah terpintal dalam kegelapan.

“Hantu-hantu, darah, dan kegelapan ternyata adalah bagian sangat penting dari kehidupan kelas menengah kita. Itulah yang mengagetkan dari cerpen-cerpen Intan Paramaditha. Penulis ini berhasil menjadikan cerita hantu sebagai genre terhormat yang bisa menjangkau orang muda penonton MTV sampai kritikus sastra yang gandrung-teori,” tutur Nirwan Dewanto pada halaman pengesahan di cover belakang buku ini.

Buku ini pertama kali diterbitkan KataKita, Depok, pada Mei 2005. Buku bekas yang kami jual ini merupakan cetakan pertama tersebut.

Judul: Sihir Perempuan
Penulis: Intan Paramaditha
Bahasa: Indonesia
Kulit Muka: Soft Cover
Tebal: 152 Halaman
Dimensi: 13 x 20 Cm
Penerbit: KataKita, Depok
Tahun: Cetakan Pertama, 2005
Kondisi: Bagus (Stiker di cover depan. Stiker dan tulisan tangan di halaman 1. Bercak-bercak tipis kecokelatan karena termakan usia di balik cover serta dua lembar pertama dan terakhir.)
Harga: Rp31.000
Stok: 1

Semua buku yang kami jual merupakan buku original, termasuk buku ini.






No comments:

Post a Comment

Silakan berkomentar secara jelas dan tak melanggar aturan hukum. Jangan lupa mencantumkan e-mail yang benar supaya kami dapat membalas.